Rumah minimalis industrial dua lantai ini menghadirkan bidang bata ekspos sebagai elemen utama fasad. Massa bata berbentuk geometris menciptakan aksen vertikal yang kuat sekaligus memberikan tekstur dan warna hangat di antara dominasi bidang putih serta abu-abu.
Balkon lantai atas dirancang sebagai ruang semi-terbuka yang dilindungi kanopi putih. Pintu kayu, railing besi hitam, panel kaca bertekstur, dan tanaman dalam pot membentuk komposisi sederhana yang tetap memiliki kedalaman visual.
Pada lantai dasar, entrance ditempatkan di bawah kanopi metal berwarna hitam. Area tersebut dilengkapi pintu dan jendela berkusen kayu, ventilasi horizontal, teras teduh, serta pagar expanded metal yang tetap memungkinkan cahaya dan udara masuk.
Dinding roster abu-abu dipadukan dengan pilar bata dan lampu taman berbentuk bola pada bagian depan. Pohon kamboja, tanaman tropis, dan vegetasi di sisi rumah membantu melembutkan karakter material bata, beton, serta metal.